KHITAN? SIAPA TAKUT…Aku Jagoan Sunat

KHITAN? SIAPA TAKUT.

khitan, atau sunat, adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit dari lapisan anterior penis. Kebanyakan orang di Indonesia menggunakan khitan sebagai tradisi budaya, kepercayaan agama, kebersihan pribadi atau mencegah berbagai penyakit. Dalam Islam khitan salah satu fitrah sunnah yang paling direkomendasikan. Beberapa ahli percaya bahwa khitan adalah wajib bagi pria.
Khitan atau sunat pada anak-anak, seperti saat menyusui, atau ketika setelah lahir pada hari ke 7 atau setelahnya, lebih di dianjurkan. Namun umumnya di Indonesia khitan dilaksanakan saat anak laki-laki berusia sekolah dasar. Biasanya disertai dengan pesta perayaan ungkapan rasa syukur dari akan tumbuhnya seorang anak laki-laki di dalam sebuah keluarga menjadi pria dewasa ditandai dengan proses khitan yang sudah dilalui.
Di Indonesia, sunat atau khitan biasanya dilakukan ketika anak laki-laki pergi ke sekolah. Semakin pria dewasa, semakin besar risiko komplikasi. Qulfah atau qhurlah adalah bagian dari kulit yang dipotong saat sunat (juga disebut kuluf). Bagian-bagian yang disunat berada di kulit sekitar alat kelamin.
Sunat tidak mempengaruhi kesuburan atau mengurangi kenikmatan seksual bagi pria dan pasangannya. Bahkan, sunat atau dalam istilah medis disebut sebagai sirkumsisi, memiliki beberapa manfaat, seperti perlindungan terhadap penyakit menular seksual dan infeksi saluran kemih.

Manfaat Sunat untuk kesehatan

Secara medis, ada banyak manfaat yang bisa didapat dari orang yang mengalami proses sunat, yaitu:
 Sunat mengurangi risiko infeksi menular seperti human papillomavirus (HPV) dan penyakit menular seperti herpes atau sifilis. Namun, seorang pria yang disunat harus tetap aman dan selamat.
 Mencegah penyakit penis seperti sakit kepala atau kulup pada apa yang disebut penis fimoza. Ini adalah kondisi di mana kulit dari kulit asli tidak sulit untuk dilepas. Kondisi ini dapat menyebabkan radang yang disebut kepala penis keseimbangan.
 Pengurangan risiko infeksi saluran kemih yang dapat menyebabkan masalah ginjal. Infeksi ini umumnya lebih umum pada orang yang tidak disunat.
 Mengurangi risiko kanker penis.

Fakta tentang sunat yang perlu Anda ketahui

 Kompleksitas kulit kulup

Medical yang disebut preputium, yang merupakan bagian dari kulit penis yang menyediakan jaringan otot dan dibagi menjadi pembuluh saraf, mukosa dan kulit. Di kulit khatan, ada mukosa (selaput lendir) yang bisa menahan kelenjar agar tetap lembab.
Kelembaban Ini bisa berbahaya bagi penyakit menular seksual serta kebersihan. Korteks (kulit luar) juga mengandung beberapa sel Langerhans atau sel imun yang menargetkan infeksi HIV. Oleh karena itu, untuk mencegah berbagai penyakit, kulup diangkat atau dihapus sebagian selama penyunatan.

 Sunat tidak mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan

Beberapa orang percaya bahwa sunat dapat membuat pertumbuhan dan perkembangan jauh lebih lama. Fakta bahwa pertumbuhan dan perkembangan anak tidak berhubungan langsung dengan sunat. Faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak bukanlah sunat, tetapi hormon pertumbuhan, nutrisi dan keturunan.

 Infeksi

Meskipun biasanya sunat cukup sederhana dalam prosesnya, tidak berarti bahwa proses tersebut tidak menyebabkan komplikasi kesehatan. Secara umum, ada beberapa komplikasi yang dialami oleh orang-orang yang disunat, seperti pendarahan yang terjadi beberapa hari setelah penyunatan, infeksi bahwa penyunatan tidak ditangani dengan benar, reaksi obat bersih di organ intim daerah yang dapat menyebabkan alergen, dan penyunatan pada jaringan yang menderita yang muncul dan menyebabkan masalah kesehatan lainnya.
Demikian informasi mengenai pengertian, manfaat, dan fakta mengenai sunat atau khitan. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi tambahan bagi anda yang ingin mengetahui tentang sunat atau khitan.